<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579</id><updated>2011-07-30T11:26:53.997-07:00</updated><title type='text'>dunia akhyar</title><subtitle type='html'>BLOGGER.........
BLOGGER....&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;
BEBAS NIEHHHHHH</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-4241390519655501086</id><published>2011-01-18T02:02:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T02:04:42.389-08:00</updated><title type='text'>PERATURAN PERMAINAN FUTSAL</title><content type='html'>Materi Peraturan Permainan Futsal ini&lt;br /&gt;Disusun oleh : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bpk. H. Hatta H. Roeslan&lt;br /&gt;2. Bpk. Puji Suprayitno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan diproduksi oleh : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Difamata Sport E.O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat dan berkontribusi kepada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejayaan Futsal Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN &lt;br /&gt;PERMAINAN &lt;br /&gt;FUTSAL&lt;br /&gt;FIFA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  1&lt;br /&gt;LAPANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UKURAN &lt;br /&gt;Lapangan harus berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang dari garis gawang: &lt;br /&gt;Panjang : Minimal       25 m&lt;br /&gt;    Maksimal     42 m&lt;br /&gt;Lebar  : Minimal       15 m&lt;br /&gt;    Maksimal     25 m&lt;br /&gt;Ukuran Pertandingan Internasional:&lt;br /&gt;Panjang : Minimal       38 m&lt;br /&gt;    Maksimal     42 m&lt;br /&gt;Lebar  : Minimal       18 m&lt;br /&gt;    Maksimal    22 m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA  LAPANGAN&lt;br /&gt;• Lapangan ditandai dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut garis gawang (goal line).&lt;br /&gt;• Lebar garis pembatas 8 cm.&lt;br /&gt;• Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.&lt;br /&gt;• Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAERAH  PINALTI&lt;br /&gt;Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang. &lt;br /&gt;• Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIK  PINALTI&lt;br /&gt;• Titik Pinalti Pertama digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIK  PINALTI  KEDUA&lt;br /&gt;Titik pinalti pertama digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  SUDUT &lt;br /&gt;Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAERAH  PERGANTIAN  PEMAIN&lt;br /&gt;Daerah pemain cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAWANG&lt;br /&gt;Gawang harus ditempatkan pada bagian tengah dari masing-masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross bar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESELAMATAN&lt;br /&gt;Gawang boleh dipindahkan, tetapi harus dipasangkan secara aman selama permainan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERMUKAAN  LAPANGAN&lt;br /&gt;Permukaan lapangan harus mulus, rata dan tidak kasar. Disarankan penggunaan kayu atau lantai parkit, atau bahan buatan lainnya. Yang harus dihindari adalah penggunaan bahan dari beton atau korn blok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  DAN  PENEGASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Jika garis gawang antara 15 hingga 16m, maka radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4m. Dalam hal ini, tanda titik pinalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang dibatasi daerah pinalti, tetapi berada tetap pada jarak 6m dari titik tengah antara posisi kedua tiang gawang.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Penggunaan lapangan yang datar dan berumput alami, atau rumput buatan diperbolehkan hanya untuk pertandingan lokal, tetapi tidak untuk pertandingan-pertandingan yang bersifat Nasional dan Internasional.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  3&lt;br /&gt;Tanda/titik dapat digambarkan di luar lapangan, 5 m dari busur pojok pada sudut kanan dan kiri dari garis gawang untuk memastikan bahwa jarak ini dapat diamati apabila tendangan sudut dilakukan. Lebar tanda/titik ini adalah 8 cm. &lt;br /&gt;KEPUTUSAN  4&lt;br /&gt;Tempat duduk pemain cadangan, berada dibelakang garis pembatas lapangan tepat disamping daerah bebas yang berada di depan meja pencatat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  2&lt;br /&gt;BOLA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUALITAS  DAN  UKURAN&lt;br /&gt;Bola harus :&lt;br /&gt;• Berbentuk bulat.&lt;br /&gt;• Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.&lt;br /&gt;• Minimum  diameter 62 cm dan maximum 64 cm.&lt;br /&gt;• Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.&lt;br /&gt;• Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGGANTIAN  BOLA  RUSAK&lt;br /&gt;Jika bola pecah atau rusak dalam suatu pertandingan: &lt;br /&gt;• Pertandingan dihentikan sementara.&lt;br /&gt;• Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.&lt;br /&gt;Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :&lt;br /&gt;• Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.&lt;br /&gt;• Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Bola dari kulit laken/bulu (felt ball) tidak diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Bola tidak diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Dalam suatu pertandingan atau kompetisi, hanya bola-bola yang memenuhi persyaratan teknis minimal yang diatur dalam Peraturan No.2 diperbolehkan untuk digunakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu pertandingan atau kompetisi FIFA dan pertandingan lainnya di bawah pengawasan konfederasi, penggunaan bola Futsal tergantung pada tiga logo persyaratan yang tercantum pada bola: &lt;br /&gt;Logo resmi “FIFA  APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” atau Referensi “International  Match  Ball  Standard”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logo yang tertera pada bola menyatakan bahwa bola tersebut telah diuji secara resmi dan sesuai dengan persyaratan teknis, masing-masing kategori beda spesifikasi yang diatur dalam Peraturan No.2, daftar persyaratan tambahan ditentukan pada setiap kategori dikeluarkan oleh FIFA. Institusi yang ditunjuk oleh  FIFA yang akan melaksanakan pengujian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Nasional dapat menyetujui penggunaan bola yang akan digunakan untuk kompetisinya sendiri atau pada seluruh kompetisi yang digelar, bola yang digunakan harus memenuhi salah satu dari tiga persyaratan yang telah ditetapkan dari Peraturan No.2&lt;br /&gt;Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional  Matchball  Standard”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kompetisi FIFA dan kompetisi lainnya dibawah pengawasan konfederasi serta asosiasi nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apapun tertera pada bola tersebut, kecuali untuk plakat kompetisi, penyelenggara kompetisi serta merek dagang pabrik pembuatnya dengan membatasi ukuran dan jumlah tanda-tanda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  3&lt;br /&gt;JUMLAH  PEMAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMAIN&lt;br /&gt;Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari lima pemain, salah satu diantaranya adalah penjaga gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR  PERGANTIAN  PEMAIN&lt;br /&gt;Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung dengan mengikuti peraturan kompetisi resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, konfedarasi atau asosiasi.&lt;br /&gt;Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain. &lt;br /&gt;Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar permainan dengan mengikuti persyaratan sebagai berikut:&lt;br /&gt;• Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.&lt;br /&gt;• Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan. &lt;br /&gt;• Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak. &lt;br /&gt;• Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjaga gawang boleh berganti tempat dengan pemain lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Ketika pergantian pemain sedang dilakukan, seorang pemain cadangan masuk lapangan sebelum pemain yang akan digantikannya meninggalkan lapangan secara sempurna maka:&lt;br /&gt;• Permainan dihentikan.&lt;br /&gt;• Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan. &lt;br /&gt;• Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning. &lt;br /&gt;• Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan. &lt;br /&gt;• Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dengan posisi bola ketika permainan dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada saat pergantian pemain dilakukan, pemain pengganti masuk lapangan atau pemain pengganti meninggalkan lapangan dilakukan bukan dari tempat atau daerah  pergantian pemain yang telah ditetapkan, maka:&lt;br /&gt;• Permainan dihentikan.&lt;br /&gt;• Pemain yang melanggar diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.&lt;br /&gt;Permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dimana posisi bola berada ketika permainan dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Pada permulaan  permainan, setiap tim harus bermain dengan lima orang pemain.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Jika dalam suatu pertandingan yang sedang berjalan pemain dikeluarkan, maka pemain yang tersisa kurang tiga pemain (termasuk penjaga gawang), pertandingan harus dihentikan untuk seterusnya.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  3&lt;br /&gt;Ofisial tim boleh berikan instruksi taktik kepada para pemainnya selama pertandingan berlangsung. Tetapi ofisial tim tidak dapat/tidak boleh mencampuri gerakan para pemain dan para wasit, dan harus selalu berlaku dengan yang wajar.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 4&lt;br /&gt;PERLENGKAPAN  PEMAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESELAMATAN&lt;br /&gt;Seorang pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun yang membahayakan dirinya sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk perhiasan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR  PERLENGKAPAN&lt;br /&gt;Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:&lt;br /&gt;• Seragam atau kostum.&lt;br /&gt;• Celana pendek – apabila pemain memakai celana dalam stretch pants, warnanya harus sama dengan celana pendek utama. &lt;br /&gt;• Kaos kaki. &lt;br /&gt;• Pengaman kaki (shinguards). &lt;br /&gt;• Sepatu dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERAGAM  ATAU  KOSTUM&lt;br /&gt;• Diberi nomor antara 1 – 15 dan harus tampak pada bagian belakang kostum.&lt;br /&gt;• Warna nomor harus berbeda dan lebih kontras dengan warna bajunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertandingan Internasional, nomornya juga harus tampak pada bagian depan kostum dalam ukuran yang lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGAMAN  KAKI  (Shinguards).&lt;br /&gt;• Secara keseluruhan pengaman kaki harus ditutup oleh kaos kaki. &lt;br /&gt;• Terbuat dari bahan yang cocok (karet, plastik atau bahan sejenis).&lt;br /&gt;• Harus memberikan tingkat perlindungan yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENJAGA  GAWANG&lt;br /&gt;• Penjaga gawang diperkenankan memakai celana panjang, di bagian luar harus di tutup dengan kaos kaki. &lt;br /&gt;• Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.&lt;br /&gt;• Jika seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Untuk setiap pelanggaran dari Peraturan ini :&lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut. Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan (when the ball is out of play)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMULAI KEMBALI PERTANDINGAN&lt;br /&gt;Jika Wasit hentikan permainan (sementara) untuk berikan peringatan dan menunjukkan kartu kuning terhadap pemain (yang) melakukan pelanggaran.&lt;br /&gt;• Memulai kembali pertandingan dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan pemain dari tim lawan dari tempat bola berada ketika wasit hentikan permainan &lt;br /&gt;KEPUTUSAN &lt;br /&gt;1. Para pemain tidak boleh memperlihatkan kaos dalam yang memuat slogan atau iklan.&lt;br /&gt;Pemain yang melepaskan baju kaos memperlihatkan slogan atau iklan harus diberikan sangsi oleh pengurus bidang kompetisi.&lt;br /&gt;2. Baju kaos harus pakai lengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  5&lt;br /&gt;WASIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEWENANG  WASIT&lt;br /&gt;Setiap pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk memegang teguh Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia telah ditunjuk untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai dengan ia meninggalkan lapangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKUASAAN  DAN  TANGGUNG  JAWAB  WASIT&lt;br /&gt;• Memegang teguh Peraturan Permainan. &lt;br /&gt;• Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat  pelanggaran sebelumnya.&lt;br /&gt;• Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.&lt;br /&gt;• Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir. &lt;br /&gt;• Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.&lt;br /&gt;• Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.&lt;br /&gt;• Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.&lt;br /&gt;• Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.&lt;br /&gt;• Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan  permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.&lt;br /&gt;• Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan dari Peraturan No.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  WASIT&lt;br /&gt;Semua keputusan wasit mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final dan tidak dapat dirubah.&lt;br /&gt;Wasit dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Jika wasit dan wasit kedua, secara bersamaan mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Wasit dan wasit kedua, memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  6&lt;br /&gt;WASIT KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS&lt;br /&gt;Wasit kedua ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan yang berlawanan dari posisi wasit. Ia juga diperkenankan menggunakan peluit. Wasit kedua membantu wasit untuk mengawasi pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASIT  KEDUA&lt;br /&gt;• Memiliki kekuasaan untuk menghentikan permainan untuk setiap pelanggaran Peraturan. &lt;br /&gt;• Memastikan bahwa pergantian pemain dilakukan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini sering terjadi dimana tindakan yang diambil wasit kedua tidak sesuai dengan yang telah ditentukan, maka wasit dapat membebas tugaskan wasit kedua dari tugas-tugasnya dan mengatur pergantian wasit kedua. Seusai pertandingan melaporkannya kepada pejabat yang berwenang.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN&lt;br /&gt;Penggunaan wasit kedua diwajibkan pada pertandingan Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 7&lt;br /&gt;PENCATAT WAKTU DAN WASIT KETIGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS  DAN  KEWAJIBAN&lt;br /&gt;Seorang pencatat waktu (Timekeeper) dan adanya wasit ketiga adalah penunjukan. Mereka duduk disisi luar pada pertengahan lapangan, disisi yang sama dengan daerah pergantian pemain. Seorang pencatat waktu dan wasit ketiga dilengkapi dengan jam/pencatat waktu yang sesuai (chronometer) serta peralatan yang diperlukan lainnya untuk mengakumulasi jumlah pelanggaran yang dilakukan, yang disediakan oleh asosiasi atau klub pemilik lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENCATAT  WAKTU  (The Time Keeper)&lt;br /&gt;Memastikan bahwa lama waktu disesuaikan dengan ketentuan Peraturan No.8 dengan:&lt;br /&gt;• Menjalankan jam penghitung/pencatat waktu (chronometer) setelah tendangan permulaan (kick-off). &lt;br /&gt;• Menghentikan jam (chronometer) ketika bola tidak dalam permainan. &lt;br /&gt;• Memulai kembali permainan setelah tendangan kedalam, gol (bola masuk gawang), tendangan sudut, tendangan bebas, tendangan dari titik pinalti atau titik pinalti kedua, waktu time-out atau wasit menjatuhkan bola.&lt;br /&gt;• Memeriksa waktu time-out (waktu sela) satu menit.&lt;br /&gt;• Memeriksa tepat dua menit sewaktu menghukum ketika pemain telah dikeluarkan (send off).&lt;br /&gt;• Menunjukkan akhir dari paruh pertama permainan dan akhir dari pertandingan, akhir dari perpanjangan waktu serta akhir dari time out dengan peluit atau bunyi sinyal lainnya berbeda dengan yang digunakan oleh wasit.&lt;br /&gt;• Mencatat seluruh time-out yang tersisa bagi masing-masing tim, memberitahukan wasit dan tim dengan benar serta memberikan ijin untuk time-out ketika diminta oleh pelatih kedua tim (Peraturan No.8)&lt;br /&gt;• Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing tim, yang dicatat oleh wasit dalam setiap babak dalam  pertandingan dan memberi sinyal ketika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WASIT  KETIGA&lt;br /&gt;Wasit ketiga membantu mencatat waktu:&lt;br /&gt;• Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing pemain disetiap babak dicatat oleh para wasit dan memberi sinyal jika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.&lt;br /&gt;• Mencatat penghentian permainan dan alasan-alasannya.&lt;br /&gt;• Mencatat nomor pemain yang mencetak gol.&lt;br /&gt;• Mencatat nama-nama serta nomor pemain yang mendapat peringatan dan dikeluarkan.&lt;br /&gt;• Memberikan/menyediakan informasi yang relevan mengenai permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kejadian campur tangan yang tidak pantas/diluar batas dilakukan oleh pencatat waktu atau wasit ketiga, maka wasit akan membebas tugaskan mereka, mengatur penggantinya serta melaporkan kepada pihak atau pejabat yang berwenang, seusai pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal cidera, wasit ketiga dapat mengganti wasit atau wasit kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Untuk pertandingan Internasional, diwajibkan untuk menggunakan pencatat waktu dan wasit ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Untuk pertandingan Internasional, jam pencatat waktu  (chronometer) yang digunakan harus disesuaikan dengan seluruh fungsi-fungsi yang diperlukan (pencatatan waktu yang tepat, alat untuk mencatat sewaktu menghukum dua menit bagi empat pemain secara serentak/simultaneous), serta memantau pengumpulan kesalahan oleh masing-masing tim selama setiap babak permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  8&lt;br /&gt;LAMANYA PERTANDINGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERIODE  PERMAINAN&lt;br /&gt;WAKTU  UNTUK  TIME-OUT (waktu sela)&lt;br /&gt;Setiap Tim berhak meminta waktu untuk Time-out selama satu menit disetiap babak, kondisi berikut dapat diberlakukan untuk mendapatkan Time-out:&lt;br /&gt;• Para pelatih tim diberikan wewenang meminta kepada pencatat waktu untuk time-out selama satu menit.&lt;br /&gt;• Time-out selama satu menit dapat diminta setiap saat, tetapi hanya diperkenankan jika Tim tersebut memegang bola (menguasai bola).&lt;br /&gt;• Pencatat waktu dapat memberikan ijin untuk time-out ketika bola tidak dalam permainan dengan menggunakan peluit atau bunyi sinyal lainnya berbeda dari yang digunakan oleh wasit.&lt;br /&gt;• Ketika time-out diberikan, para pemain harus tetap berada didalam lapangan. Jika selama masa time-out itu mereka ingin menerima instruksi dari ofisial tim, cara ini hanya dapat dilakukan hanya pada garis pembatas lapangan (garis samping) - yang sejajar dengan tempat duduk Tim dan pemain cadangan. Ofisial yang memberikan instruksi tidak boleh memasuki lapangan.&lt;br /&gt;• Tim yang tidak meminta time-out pada babak pertama, pada babak kedua tim tersebut hanya berhak mendapatkan satu kali time-out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JARAK  WAKTU  ISTIRAHAT&lt;br /&gt;Waktu istirahat antar babak tidak boleh lebih dari 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  DAN  PENUGASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  1&lt;br /&gt;Jika Pencatat waktu tidak ada, pelatih minta time-out kepada wasit.&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  2&lt;br /&gt;Jika peraturan kompetisi menetapkan bahwa perpanjangan waktu dilaksanakan pada akhir dari waktu normal, maka tidak ada time-out selama perpanjangan waktu (extra time) tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 9&lt;br /&gt;MEMULAI dan MEMULAI KEMBALI PERMAINAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Pemilihan tempat diputuskan melalui lemparan koin. Tim yang menang pada lemparan koin memutuskan gawang yang ingin diserang pada babak pertama pertandingan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim lainnya melakukan tendangan pada babak pertama untuk memulai pertandingan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang memenangkan lemparan koin melakukan tendangan pertama untuk mulai pertandingan dibabak kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada babak kedua dari pertandingan, Tim-tim berpindah tempat (bench), dan menyerang gawang lawan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TENDANGAN  Permulaan  (Kick-off)&lt;br /&gt;Kick-off adalah cara untuk memulai permainan:&lt;br /&gt;• Pada permulaan babak pertama pertandingan.&lt;br /&gt;• Setelah gol tercetak/tercipta.&lt;br /&gt;• Pada permulaan babak kedua dari pertandingan.&lt;br /&gt;• Pada permulaan masing-masing periode perpanjangan waktu, jika dilakukan.&lt;br /&gt;• Gol dapat dicetak/tercipta langsung dari kick-off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;• Seluruh pemain berada dalam setengah lapangannya sendiri. Lawan dari tim yang melakukan kick-off paling kurang 3 m dari bola hingga bola sudah dalam permainan.&lt;br /&gt;• Bola ditempatkan dititik tengah lapangan.&lt;br /&gt;• Wasit memberikan isyarat untuk memulai kick-off. &lt;br /&gt;• Pada saat memulai pertandingan kick-off yang sah, apabila bola ditendang dan bergerak kearah depan.&lt;br /&gt;• Penendang tidak boleh menyentuh bola untuk kedua kalinya sampai bola tersebut telah menyentuh/disentuh pemain lainnya.&lt;br /&gt;Setelah salah satu tim mencetak gol, tendangan permulaan dilakukan oleh tim lainnya (tim lawannya) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;• Jika penendang menyentuh bola untuk kedua kalinya sebelum tersentuh/disentuh oleh pemain lainnya, maka tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada Tim lawan, dilakukan dari tempat terjadinya pelanggaran. &lt;br /&gt;• Jika pelanggaran dilakukan oleh pemain didalam daerah pinalti lawan, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti dari tempat terdekat dimana terjadinya pelanggaran tersebut.&lt;br /&gt;• Untuk setiap pelanggaran prosedur kick-off, maka kick-off &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENJATUHKAN  BOLA = BOLA WASIT&lt;br /&gt;Menjatuhkan bola adalah cara untuk memulai kembali pertandingan setelah penghentian sementara, menjatuhkan bola merupakan cara untuk melanjutkan pertandingan yang dihentikan bukan karena bola mati. Atau permainan dihentikan bukan karena bola melewati garis samping atau garis gawang atau untuk alasan apapun yang tidak disebutkan dalam peraturan permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;Salah seorang Wasit menjatuhkan bola ditempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan, kecuali jika dia dalam daerah pinalti, dimana dalam hal ini ia menjatuhkan bola tersebut pada garis daerah pinalti, ditempat terdekat dimana bola berada ketika pertandingan dihentikan. Permainan dimulai kembali atau bola dalam permainan ketika bola sudah menyentuh lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Bola dijatuhkan lagi/kembali..&lt;br /&gt;• Jika Bola disentuh oleh pemain sebelum bola tersebut menyentuh permukaan lapangan (tanah). &lt;br /&gt;• Jika bola meninggalkan lapangan setelah kontak dengan tanah, tanpa disentuh oleh pemain.&lt;br /&gt;KETENTUAN KHUSUS&lt;br /&gt;• Tendangan bebas diberikan kepada tim bertahan didalam daerah pinalti sendiri, boleh dilaksanakan dari titik mana saja dalam daerah pinalti.&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim penyerang di dalam daerah pinalti tim lawannya, harus dilakukan dari garis daerah pinalti pada titik terdekat dimana pelanggaran dilakukan/terjadi.&lt;br /&gt;• Dropped ball untuk memulai kembali permainan di dalam daerah pinalti, harus dilakukan di atas garis daerah pinalti pada titik terdekat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 10&lt;br /&gt;BOLA DI DALAM DAN DI LUAR PERMAINAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOLA  DILUAR  PERMAINAN&lt;br /&gt;Bola diluar permainan, jika : &lt;br /&gt;• Bola secara keseluruhan melewati garis gawang, apakah menggelinding atau melayang. &lt;br /&gt;• Permainan telah dihentikan sementara oleh wasit.&lt;br /&gt;• Bola menyentuh langit-langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOLA  DIDALAM  PERMAINAN&lt;br /&gt;Bola dalam permainan setiap waktu termasuk ketika :&lt;br /&gt;• Bola memantul dari tiang gawang atau memantul palang gawang ke dalam lapangan.&lt;br /&gt;• Bola memantul/menyentuh wasit ketika mereka masih berada didalam lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN&lt;br /&gt;Ketika pertandingan sedang dimainkan/berlangsung pada lapangan indoor dan secara tidak sengaja bola menyentuh langit-langit, Permainan akan dilanjutkan kembali dengan tendangan kedalam, diberikan kepada lawan dari tim yang terakhir menyentuh bola. Tendangan kedalam dilakukan dari sebuah titik pada garis terdekat dibawah langit-langit dimana bola menyentuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 11&lt;br /&gt;CARA MENCETAK GOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOL  MASUK  GAWANG&lt;br /&gt;Kecuali ditentukan lain dari peraturan ini, dapat dikatakan gol ketika keseluruhan bagian dari bola melewati garis gawang antara kedua tiang gawang dan dibawah palang gawang, asalkan bola tersebut tidak dilemparkan, dibawa atau secara sengaja didorong oleh tangan seorang pemain dari tim penyerang, termasuk penjaga gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIM  PEMENANG&lt;br /&gt;Tim yang mencetak jumlah gol paling banyak selama pertandingan adalah pemenangnya. Jika kedua tim mencetak gol yang sama atau tidak tercetak/tercipta gol, maka pertandingan dinyatakan imbang atau seri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  DAN  PERTANDINGAN&lt;br /&gt;Untuk suatu pertandingan yang berakhir seri, peraturan kompetisi boleh menyatakan ketentuan yang menyertakan perpanjangan waktu atau dilakukan tendangan dari titik pinalti untuk menentukan pemenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 12&lt;br /&gt;KESALAHAN-KESALAHAN dan KELAKUKAN JAHAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  LANGSUNG&lt;br /&gt;Tendangan bebas langsung diberikan kepada tim lawan, jika seorang pemain melakukan salah satu dari enam bentuk pelanggaran dibawah ini, dengan pengamatan wasit dan itu merupakan tindakan yang kurang berhati-hati, kasar atau menggunakan tenaga yang berlebihan :&lt;br /&gt;• Menendang atau mencoba menendang lawan.&lt;br /&gt;• Mengganjal atau mencoba mengganjal lawan.&lt;br /&gt;• Menerjang lawan.&lt;br /&gt;• Mendorong lawan, meskipun dengan bahunya.&lt;br /&gt;• Memukul atau mencoba memukul lawan.&lt;br /&gt;• Mendorong lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan bebas langsung juga dapat diberikan kepada tim lawan, jika seseorang pemain melakukan pelanggaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Memegang lawan.&lt;br /&gt;• Meludah pada lawan.&lt;br /&gt;• Melakukan sliding tackle dalam rangka mencoba merebut bola ketika bola sedang dimainkan/dikuasai oleh lawan. Kecuali untuk penjaga gawang didaerah pinaltinya sendiri dan dengan syarat ia tidak bermain dengan hati-hati, kasar atau menggunakan kekuatan yang berlebihan.&lt;br /&gt;• Menyentuh lawan sebelumya, ketika berusaha menguasai bola.&lt;br /&gt;• Memegang bola secara sengaja, kecuali dilakukan oleh penjaga gawang didaerah pinaltinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan bebas langsung dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pelanggaran yang disebutkan diatas merupakan kumpulan pelanggaran yang diakumulasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  PINALTI&lt;br /&gt;Tendangan pinalti diberikan, jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran didaerah pinaltinya sendiri, tidak peduli dimana posisi bola, tetapi asalkan bola dalam permainan atau bola hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  TIDAK  LANGSUNG&lt;br /&gt;Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan, jika seorang penjaga gawang telah melakukan salah satu pelanggaran dibawah ini :&lt;br /&gt;• Setelah melepaskan bola dari tangannya, ia menerima kembali dari rekan tim (dengan kaki/tangan), sebelum melewati garis tengah atau sebelum dimainkan atau belum disentuh oleh pemain lawan. &lt;br /&gt;• Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya, dengan secara sengaja dikembalikan kepadanya oleh rekan tim (back pass).&lt;br /&gt;• Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya, setelah ia menerima bola langsung dari tendangan kedalam yang dilakukan oleh rekan tim.&lt;br /&gt;• Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya atau kaki, lebih dari empat detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan, dilakukan ditempat terjadinya pelanggaran, jika  menurut pendapat wasit seorang pemain:&lt;br /&gt;• Bermain dengan cara yang membahayakan.&lt;br /&gt;• Dengan cara sengaja menghalang-halangi gerakan pemain lawan tanpa ada bola padanya (yang dimaksud bola tidak dalam jarak permainan).&lt;br /&gt;• Mencegah penjaga gawang melepaskan bola dari tangannya.&lt;br /&gt;• Melakukan pelanggaran lainnya yang tidak disebutkan sebelumnya pada Peraturan No.12, yang mana permainan dihentikan untuk memberi peringatan atau mengeluarkan seorang pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. Kecuali, terjadi didalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti ditempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SANGSI  DISIPLIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu kuning dan kartu merah hanya dapat ditunjukkan kepada para pemain atau para (pemain) cadangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wasit memiliki kekuasaan untuk memutuskan sangsi disiplin kepada para pemain dari sejak ia masuk lapangan sampai meninggalkan lapangan setelah isyarat peluit akhir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PELANGGARAN  YANG  DIPERINGATKAN&lt;br /&gt;Seorang pemain diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning, jika ia melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Bersalah karena melakukan tindakan yang tidak sportif.&lt;br /&gt;• Memperlihatkan perbedaan pendapatnya dengan melontarkan perkataan atau aksi yang tidak baik. &lt;br /&gt;• Tetap melanggar Peraturan Permainan. &lt;br /&gt;• Memperlambat atau mengulur-ulur waktu pada saat memulai kembali permainan. &lt;br /&gt;• Tidak mengikuti perintah untuk menjaga jarak yang ditentukan ketika dilakukan tendangan sudut, tendangan kedalam, tendangan bebas atau tendangan gawang.&lt;br /&gt;• Masuk atau kembali ke lapangan tanpa ijin wasit atau melanggar prosedur pergantian pemain. &lt;br /&gt;• Secara sengaja meninggalkan lapangan tanpa ijin dari wasit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk setiap pelanggaran, dan kepada lawan akan diberikan tendangan bebas tidak langsung, dilakukan ditempat dimana terjadinya pelanggaran tersebut. Jika pelanggaran ini terjadi didalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti pada tempat yang terdekat dimana terjadinya pelanggaran tersebut dan selain itu kepada pemain itu diberikan peringatan dengan menunjukkan kartu kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN YANG DAPAT MENYEBABKAN PEMAIN  DIKELUARKAN&lt;br /&gt;Seorang pemain atau pemain cadangan dikeluarkan dengan menunjukkan kartu merah, jika ia melakukan salah satu pelanggaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Pemain bermain sangat kasar.&lt;br /&gt;• Pemain melakukan tindakan kasar.&lt;br /&gt;• Meludah pada lawan atau orang lain.&lt;br /&gt;• Menghalangi lawan untuk mencetak gol atau kesempatan mencetak gol dengan sengaja memegang bola dengan cara yang tidak diperkenankan dalam peraturan (hal ini tidak berlaku kepada penjaga gawang didalam daerah pinaltinya sendiri). &lt;br /&gt;• Mengagalkan pemain lawan yang berkesempatan menciptakan gol dengan bergerak maju kedepan menuju ke arah gawang pemain tersebut. Dengan melakukan tindakan pelanggaran yang dapat dikenai hukuman melalui tendangan bebas atau tendangan pinalti.&lt;br /&gt;• Mengeluarkan kata-kata yang sifatnya menghina atau kata-kata caci-maki.&lt;br /&gt;• Menerima peringatan (Kartu Kuning) kedua didalam pertandingan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN  DAN  PENEGASAN&lt;br /&gt;Jika permainan dihentikan untuk sementara karena pemain melakukan pelanggaran No.6 atau No.7, tanpa melakukan pelanggaran peraturan lainnya, maka permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung yang diberikan kepada tim lawan dan dilakukan ditempat dimana pelanggaran awal terjadi. Jika pelanggaran ini terjadi didalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terakhir terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN - KEPUTUSAN&lt;br /&gt;1. Seorang pemain yang dikeluarkan oleh wasit (send off) tidak dapat ikut kembali kepermainan yang sedang berjalan, maupun duduk dibangku pemain cadangan dan harus meninggalkan sekitar lapangan. Pemain cadangan dapat masuk ke lapangan dua menit setelah rekan timnya dikeluarkan, kecuali tercipta gol oleh lawannya sebelum masa dua menitnya berakhir, dan pemain secara sah telah diijinkan oleh pencatat waktu. Dalam hal ini ditetapkan aturan  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jika dalam permainan terdapat 5 pemain melawan 4 pemain dan tim dengan jumlah pemain yang lebih besar mencetak gol, maka tim yang hanya dengan 4 pemain dapat memasukkan pemain kelimanya. &lt;br /&gt;• Jika kedua tim bermain dengan 4 pemain dan terjadi gol, maka kedua tim tetap bermain dengan jumlah yang sama.&lt;br /&gt;• Jika dalam pertandingan dimana terdapat 5 pemain bermain melawan 3 pemain, atau 4 pemain melawan 3 pemain dan tim dengan jumlah pemain yang lebih besar mencetak gol, maka tim dengan 3 orang pemain dapat menambah hanya satu orang pemain lagi.&lt;br /&gt;• Jika kedua tim bermain dengan 3 pemain dan terjadi gol, maka kedua tim tetap dengan jumlah pemain yang sama.&lt;br /&gt;• Jika tim yang mencetak gol adalah salah satu dari tim dengan pemain yang lebih sedikit, maka permainan diteruskan tanpa menambah jumlah pemain.&lt;br /&gt;2. Tergantung pada peraturan 12.&lt;br /&gt;Pemain boleh sodorkan/operkan bola ke penjaga sendiri dengan kepala (sundulan pada bola dengan kepala), dengan dada atau lutut dan cara lain, asalkan bola telah melewati garis tengah (lapangan) atau telah menyentuh/disentuh atau dimainkan oleh pemain lawan.&lt;br /&gt;Tetapi, jika menurut pendapat wasit, pemain sengaja melakukan tipuan ketika bola dalam permainan menghindari peraturan ini, pemain itu bersalah, berkelakuan tidak sportif. Pemain diberikan peringatan dan menunjukkan kartu kuning, dan tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan dilaksanakan dari tempat di mana pelanggaran terjadi dalam kondisi seperti itu, tidak ada hubungannya apakah penjaga gawang kemudian menyentuh bola dengan tangannya atau tidak.&lt;br /&gt;Pelanggaran yang dilakukan pemain dalam usaha untuk menghindar dari ketentuan dan makna dari peraturan 12.&lt;br /&gt;3. Menyerang yang dapat membahayakan keselamatan lawannya, harus diberikan sangsi sebagai pemain sangat kasar (must be sanctioned as serious foul play).&lt;br /&gt;4. Tiap tindakan pura-pura di dalam lapangan adalah berniat menipu wasit, harus diberikan sangsi sebagai kelakuan tidak sportif (must be sanctioned as unsporting behaviour).&lt;br /&gt;5. Pemain yang melepaskan baju kaos/shirt ketika merayakan suatu gol, harus diberikan peringatan untuk kelakuan tidak sportif (must be caution for unsporting behaviour).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  13&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS &lt;br /&gt;Tendangan bebas terdiri dari tendangan bebas langsung dan tidak langsung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kedua tendangan bebas bola harus diam dan tidak bergerak dan penendang tidak boleh menyentuh bola kedua kalinya sebelum disentuh/tersentuh oleh pemain lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  LANGSUNG&lt;br /&gt;Jika tendangan bebas langsung dilakukan kearah gawang dan gol terjadi, maka gol tersebut dinyatakan sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  TIDAK  LANGSUNG&lt;br /&gt;Gol hanya dapat tercetak dan dinyatakan sah, apabila bola tersebut sudah menyentuh/tersentuh pemain lainnya sebelum masuk kegawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POSISI  TENDANGAN BEBAS&lt;br /&gt;• Seluruh pemain lawan paling kurang harus berada tidak kurang banyak 5 m dari bola sampai bola dalam permainan.(until it is in play)&lt;br /&gt;• Bola kembali berada dalam permainan setelah bola ditendang, disentuh/tersentuh atau dimainkan oleh pemain lain.&lt;br /&gt;• Ketika tim bertahan laksanakan tendangan bebas dari dalam daerah pinalti sendiri, semua pemain lawan harus berada di luar daerah pinalti. Bola dalam permainan segera setelah meninggalkan keluar daerah penalti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Jika ketika tendangan bebas dilakukan, posisi lawan berada lebih dekat dengan bola dari jarak yang ditentukan maka:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas dilakukan ulang (diulang).&lt;br /&gt;Jika setelah bola berada dalam permainan, penendang menyentuh/memainkan bola kedua kalinya sebelum tersentuh/disentuh oleh pemain lainnya maka:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.  &lt;br /&gt;Jika pelanggaran ini terjadi didalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilaksanakan dari tempat dimana pelanggaran terjadi.(from the place where the infringement)&lt;br /&gt;Jika tendangan bebas dilakukan lebih dari 4 detik maka:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan dilaksanakan dari tempat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA  ISYARAT  DARI  WASIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  LANGSUNG&lt;br /&gt;Wasit menunjuk pada satu lengannya secara horizontal, menunjuk arah tendangan yang akan dilakukan. Dalam hal terjadinya pelanggaran yang dihitung sebagai kesalahan yang diakumulasikan, wasit menunjuk kearah posisi terjadinya pelanggaran, sementara jari lainnya memberi isyarat kepada wasit ketiga, atau ofisial pertandingan lainnya agar mengetahui bahwa pelanggaran tersebut dihitung sebagai pelanggaran yang diakumulasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDANGAN  BEBAS  TIDAK  LANGSUNG&lt;br /&gt;Wasit mengindikasikan sebuah tendangan bebas tidak langsung dengan menaikkan tangan diatas kepala. Ia tetap mengangkat tangannya dengan posisi tersebut hingga tendangan telah dilakukan dan bola telah menyentuh/disentuh pemain lain atau keluar lapangan permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  14&lt;br /&gt;PELANGGARAN  YANG  DIAKUMULASIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  TERAKUMULASI&lt;br /&gt;• Hukuman tersebut dilakukan dengan memberikan tendangan bebas langsung seperti disebutkan dalam Peraturan No.12.&lt;br /&gt;• Lima kesalahan yang telah dilakukan oleh masing-masing tim diakumulasikan dibabak pertama dan dicatat dalam ringkasan pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POSISI  TENDANGAN  BEBAS&lt;br /&gt;Untuk kumpulan lima jenis pelanggaran pertama dicatat oleh kedua tim di setiap babaknya:&lt;br /&gt;• Para pemain dari tim lawan boleh membentuk dinding untuk mempertahankan tendangan bebas.&lt;br /&gt;• Seluruh pemain lawan harus berada tidak kurang berjarak 5 meter dari bola, sampai bola dalam permainan.&lt;br /&gt;• Gol dapat tercipta secara langsung dari tendangan bebas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada permulaan dari terjadinya pelanggaran akumulasi yang keenam dicatat untuk kedua tim pada setiap babak:&lt;br /&gt;• Para pemain tim lawan tidak boleh membentuk dinding (untuk mempertahankan tendangan bebas yang diberikan akibat Pelanggaran keenam).&lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan tendangan bebas harus diidentifikasi dengan baik dan jelas.&lt;br /&gt;• Penjaga gawang harus tetap dalam daerah pinaltinya dengan tidak kurang jarak 5 meter dari bola.&lt;br /&gt;• Seluruh pemain lainnya di lapangan harus tetap berada sejajar dengan bola dan paralel dengan garis gawang, dan diluar daerah pinalti. Mereka harus berjarak tidak kurang 5 meter dari bola dan tidak boleh mengganggu pemain yang akan melakukan tendangan bebas. Tidak boleh ada pemain lain yang boleh melewati barisannya yang sejajar dengan posisi bola (tidak boleh melewati garis imajiner) sampai bola telah disentuh atau dimainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;untuk pelanggaran keenam dan pelanggaran terakumulasi selanjutnya&lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan tendangan bebas, harus menendang bola dengan tujuan mencetak gol dan tidak boleh mengoper bola kepada pemain kawan satu timnya&lt;br /&gt;• Setelah tendangan bebas dilakukan, tidak ada pemain yang boleh menyentuh bola sampai bola tersebut disentuh oleh penjaga gawang, atau telah memantul pada tiang gawang atau palang gawang atau telah meninggalkan lapangan (yang dimaksud keluar lapangan).&lt;br /&gt;• Jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran keenam bagi timnya pada posisi diantara garis tengah lapangan dan titik pinalti kedua 10 meter dari garis gawang tendangan bebas dilakukan dari titik pinalti kedua. Seperti yang telah di jelaskan pada peraturan No.1. Tendangan bebas dilakukan sesuai dengan ketentuan “Posisi dari tendangan bebas”.&lt;br /&gt;• Jika seorang pemain melakukan kesalahan keenam dari timnya dari bagian lapangannya sendiri antara garis 10 m dan garis gawang, tim yang diberi tendangan bebas tersebut dapat memilih apakah mengambilnya dari titik pinalti kedua atau dari tempat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;• Tambahan untuk perpanjangan waktu harus diberikan untuk sebuah tendangan bebas yang dilakukan pada akhir dari setiap permainan.&lt;br /&gt;• Jika permainan masuk kedalam waktu tambahan, maka semua pelanggaran yang telah diakumulasikan dari babak kedua pertandingan, tetap berlanjut untuk diakumulasikan kedalam waktu tambahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Jika seorang pemain dari tim bertahan melanggar terhadap peraturan tendangan dari titik pinalti kedua:&lt;br /&gt;• Tendangan diulang jika tidak tercipta gol. &lt;br /&gt;• Tendangan tidak diulang jika gol tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemain dari tim yang sama yang melanggar peraturan tendangan dari titik pinalti kedua:&lt;br /&gt;• Tendangan diulang jika gol tercipta.&lt;br /&gt;• Jika gol tidak tercipta, wasit hentikan permainan dan memulai kembali permainan dengan tendangan bebas tidak langsung diberikan tim lawan, dilaksanakan dari tempat bola berada ketika pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemain yang melakukan tendangan melanggar peraturan tendangan dari titik pinalti kedua, ini setelah bola dalam permainan:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dilaksanakan dari tempat dimana pelanggaran terjadi kecuali kejadian ini terjadi didalam daerah pinalti, dimana dalam hal ini tendangan bebas langsung dilakukan dari garis daerah pinalti pada saat tempat terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;Jika pemain dari tim bertahan dan pemain dari tim penyerang melakukan pelanggaran dari peraturan ini: &lt;br /&gt;• Tendangan bebas diulang. &lt;br /&gt;Jika bola mengenai sesuatu (benda) setelah disentuh / ditendang ke depan.&lt;br /&gt;• Tendangan bebas diulang. &lt;br /&gt;Jika bola mantul ke dalam permainan dari penjaga gawang, dari palang gawang atau dari tiang gawang dan kemudian mengenai sesuatu (benda):&lt;br /&gt;• Wasit hentikan permainan (sementara);&lt;br /&gt;• Memulai kembali permainan dengan menjatuhkan bola (=dropped ball) pada tempat dimana bola mengenai sesuatu (benda) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 15&lt;br /&gt;TENDANGAN PINALTI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan pinalti diberikan terhadap tim yang melakukan pelanggaran yang dihukum dengan tendangan bebas langsung, di dalam daerah pinaltinya sendiri dan ketika bola dalam permainan.&lt;br /&gt;Gol dapat dicetak secara langsung dari tendangan pinalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkenankan waktu tambahan untuk tendangan pinalti yang akan dilakukan pada akhir setiap babak atau pada akhir setiap periode perpanjangan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POSISI  BOLA  DAN  PARA  PEMAIN &lt;br /&gt;Bola :&lt;br /&gt;• Bola ditempatkan di titik pinalti.&lt;br /&gt;Pemain yang mengambil tendangan pinalti:&lt;br /&gt;• Teridentifikasi dengan benar&lt;br /&gt;Penjaga gawang tim bertahan:&lt;br /&gt;• Tetap berada pada garis gawangnya, menghadap ke penendang, diantara kedua tiang gawang, di bawah palang gawang hingga bola telah ditendang.&lt;br /&gt;Posisi pemain lain selain penendang:&lt;br /&gt;• Tetap berada didalam lapangan.&lt;br /&gt;• Diluar daerah pinalti&lt;br /&gt;• Dibelakang atau di samping titik pinalti.&lt;br /&gt;• Paling kurang berjarak 5 meter dari titik pinalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan tendangan pinalti menendang bola ke arah depan.&lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan tendangan pinalti tidak boleh memainkan bola untuk kedua kali hingga bola disentuh/menyentuh pemain lainnya. &lt;br /&gt;• Bola dalam permainan dan setelah bola ditendang dan bergerak kearah depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dilakukan tendangan pinalti terjadi selama pertandingan normal dilakukan atau dengan waktu perpanjangan baik setengah babak maupun penuh, untuk melakukan tendangan pinalti atau tendangan pinalti diulang, sebuah gol diberikan atau dikatakan sah jika sudah melewati kedua tiang gawang dan dibawah palang gawang. &lt;br /&gt;• Bola menyentuh salah satu tiang gawang, atau kedua tiang gawang atau palang gawang dan atau penjaga gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Jika seorang pemain dari tim yang bertahan melanggar peraturan ini :&lt;br /&gt;• Tendangan diulang, jika tidak tercipta gol.&lt;br /&gt;• Tendangan tidak diulang, jika tendangan tercipta gol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rekan tim pemain yang melaksanakan tendangan melanggar peraturan ini maka : &lt;br /&gt;• Tendangan diulang, jika tercipta gol. &lt;br /&gt;• Jika tidak teripta gol, wasit hentikan permainan dan memulai kembali permainan dengan tendangan bebas tidak langsung untuk tim bertahan, dilaksanakan dari tempat dimana bola berada (saat itu) ketika pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemain yang melaksanakan tendangan melanggar peraturan tendangan pinalti ini, setelah bola berada dalam permainan:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dilaksanakan dari tempat dimana pelanggaran terjadi. Kecuali tendangan terjadi didalam daerah pinalti, yang mana tendangan bebas tidak langsung dilaksanakan dari garis daerah pinalti pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;Jika pemain dari tim bertahan dan pemain dari tim penyerang melakukan pelanggaran dari peraturan ini : &lt;br /&gt;• Tendangan pinalti diulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bola mengenai sesuatu (benda) setelah disentuh/ditendang ke depan : &lt;br /&gt;• Tendangan diulang. &lt;br /&gt;Jika bola mantul kedalam permainan dari penjaga gawang, dari palang gawang atau dari tiang gawang dan kemudian mengenai sesuatu (benda):&lt;br /&gt;wasit hentikan permainan (sementara).&lt;br /&gt;Memulai kembali permainan dengan menjatuhkan bola (dropped ball) pada tempat dimana bola mengenai sesuatu (benda). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 16&lt;br /&gt;TENDANGAN KEDALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan kedalam adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol tidak dapat disahkan langsung dari tendangan kedalam.&lt;br /&gt;Tendangan kedalam diberikan:&lt;br /&gt;• Jika keseluruhan bagian dari bola melewati garis samping, baik menggelinding di permukaan lapangan maupun melayang di udara atau menyentuh langit-langit.&lt;br /&gt;• Di tempat persilangan garis samping lapangan.&lt;br /&gt;• Kepada Tim lawan dari pemain yang terakhir kali menyentuh bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POSISI  BOLA  DAN  PEMAIN&lt;br /&gt;BOLA&lt;br /&gt;• Harus ditempatkan pada garis pembatas lapangan (garis samping).&lt;br /&gt;• Dapat ditendang kembali kedalam permainan ke arah manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain mengambil tendangan kedalam:&lt;br /&gt;• Pada saat menendang bola, bagian dari setiap kakinya berada pada garis pembatas lapangan atau di luar garis pembatas lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemain dari tim yang bertahan:&lt;br /&gt;• Para pemain minimum berjarak 5 meter dari bola tempat dimana dilakukannya tendangan kedalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;• Pemain, penendang kedalam harus melakukannya dalam waktu 4 detik dari saat menempatkan bola.&lt;br /&gt;• Pemain melakukan tendangan kedalam tidak dapat atau tidak boleh memainkan bola kedua kalinya sampai bola tersebut telah menyentuh/ disentuh pemain lainnya.&lt;br /&gt;• Bola berada dalam permainan segera setelah bola tersebut ditendang atau disentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan, jika: &lt;br /&gt;• Pemain yang melakukan tendangan kedalam memainkan bola untuk kedua kalinya sebelum bola tersentuh/menyentuh pemain lain. Tendangan bebas tidak langsung dilaksanakan dari tempat dimana pelanggaran terjadi, kecuali hal tersebut dilakukandari daerah pinalti dan dilaksanakan pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan kedalam diulang oleh pemain dari tim lawan, jika: &lt;br /&gt;• Tendangan kedalam dilakukan tidak dengan benar.&lt;br /&gt;• Tendangan kedalam dilakukan dari posisi selain tempat dimana bola melewati garis pembatas lapangan.(garis samping)&lt;br /&gt;• Tendangan kedalam tidak dilakukan dalam waktu 4 detik mulai dari saat pemain menempatkan bola hingga melakukan tendangan.&lt;br /&gt;• Terjadinya pelanggaran pada peraturan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN 17&lt;br /&gt;PEMBERSIHAN GOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembersihan gol adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol  tidak dapat dikatakan sah apabila gol dilaksanakan melalui ditendang atau dilempar langsung dari gawang oleh penjaga gawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembersihan gol  diberikan jika :&lt;br /&gt;• Keseluruhan bola telah disentuh oleh pemain dari tim penyerang, telah melewati garis gawang, apakah menggelinding di tanah atau melayang di udara dan gol tidak tercetak sesuai Peraturan No. 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR&lt;br /&gt;• Bola dilempar dari titik manapun dalam daerah pinalti oleh penjaga gawang dari tim bertahan.&lt;br /&gt;• Para pemain lawan harus tetap berada diluar daerah pinalti sampai bola berada dalam permainan.&lt;br /&gt;• Penjaga gawang tidak boleh memainkan bola untuk kedua kalinya sampai bola tersebut dimainkan oleh pemain lawan atau melewati garis tengah lapangan.&lt;br /&gt;• Bola dalam permainan ketika bola tersebut dilempar langsung keluar dari daerah pinalti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Jika bola tidak dilempar langsung keluar daerah pinalti:&lt;br /&gt;• Pembersihan gol diulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bola sudah dalam permainan, penjaga gawang menyentuh bola untuk kedua kalinya sebelum bola tersebut dimainkan pemain lawan atau melewati garis tengah lapangan:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan dari tempat dimana pelanggaran terjadi. Kecuali hal tersebut terjadi didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilaksanakan dari garis daerah pinalti pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bola berada dalam permainan, penjaga gawang menerimanya kembali dari rekan tim:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan dari garis daerah pinalti pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pembersihan gol dilaksanakan dalam waktu lebih dari 4 detik oleh penjaga gawang yang memegang bola:&lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dilaksanakan dari garis daerah penalti pada tempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERATURAN  18&lt;br /&gt;TENDANGAN  SUDUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan sudut adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol dapat tercetak langsung dari tendangan sudut, tetapi hanya dilakukan terhadap tim lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tendangan Sudut diberikan apabila:&lt;br /&gt;• Keseluruhan bagian dari bola, telah menyentuh seorang dari pemain bertahan melewati garis gawang, baik mengelinding di tanah permukaan atau melayang di udara dan gol tidak tercetak sesuai dengan Peraturan No.11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur &lt;br /&gt;• Bola ditempatkan tepat didalam busur sudut, yang terdekat.&lt;br /&gt;• Para pemain lawan berada pada jarak tidak kurang 5 m dari bola.&lt;br /&gt;• Bola ditendang oleh pemain dari tim penyerang yang mendapat tendangan sudut.&lt;br /&gt;• Bola berada dalam permainan setelah bola ditendang atau disentuh dan keluar dari daerah tendangan sudut.&lt;br /&gt;• Penendang tidak boleh memainkan bola untuk kedua kalinya sampai bola tersebut disentuh/ tersentuh pemain lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PELANGGARAN  DAN  SANGSI&lt;br /&gt;Tendangan bebas tidak langsung dapat dilaksanakan oleh tim lawan, jika: &lt;br /&gt;• Pemain yang melaksanakan tendangan sudut memainkan bola kedua kalinya sebelum bola tersebut menyentuh pemain lain. Tendangan bebas tidak langsung dilaksanakan pemain tim lawan dari tempat dimana pelanggaran terjadi.&lt;br /&gt;• Tendangan sudut dilakukan dalam waktu tidak lebih 4 detik oleh pemain yang akan melaksanakan tendangan menempatkan bola. &lt;br /&gt;• Tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari busur sudut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  pelanggaran lainnya : &lt;br /&gt;• Tendangan sudut diulangi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSEDUR  UNTUK  MENENTUKAN  PEMENANG  PERTANDINGAN&lt;br /&gt;Waktu tambahan dan tendangan dari titik pinalti adalah cara untuk menentukan tim pemenang, apabila peraturan kompetisi mengisyaratkan harus ada tim pemenang setelah pertandingan berakhir dengan seri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENAMBAHAN  WAKTU&lt;br /&gt;Waktu tambahan terdiri dari dua waktu yang sama yaitu lima menit setelah waktu istirahat selama lima menit. Jika tidak ada gol yang dicetak selama dua babak dari penambahan waktu tersebut dan nilai akhir tetap berimbang, maka pertandingan ditentukan melalui tendangan dari titik pinalti.&lt;br /&gt;PROSEDUR  TENDANGAN  DARI TITIK  PINALTI&lt;br /&gt;• Wasit memilih gawang yang akan dilakukan tendangan dari titik pinalti.&lt;br /&gt;• Wasit melempar koin dan kapten tim yang memenangkan lemparan koin tersebut memutuskan melaksanakan tendangan pertama ataukah yang kedua.&lt;br /&gt;• Wasit dan pencatat waktu mencatat tendangan yang dilakukan.&lt;br /&gt;• Masing-masing tim melakukan lima tendangan dari titik pinalti.&lt;br /&gt;• Tendangan dilakukan secara bergantian oleh kedua tim.&lt;br /&gt;• Jika sebelum tendangan kelima kali dilakukan, salah satu tim telah unggul dan tak mungkin terkejar, maka sisa tendangan tidak perlu dilakukan.&lt;br /&gt;• Setelah kedua tim melakukan lima tendangan dan hasil angka akhir sama maka, tendangan dilanjutkan dengan cara yang sama, sampai dengan salah satu tim ada yang unggul dari jumlah pemain penendang yang sama, semua pemain dan (pemain) cadangan dapat dipilih untuk melaksanakan tendangan dari titik pinalti.&lt;br /&gt;• Setiap tendangan dari titik pinalti dilaksanakan oleh pemain yang berbeda. Tendangan yang kedua dapat dilakukan setelah semua pemain telah mendapatkan gilirannya.&lt;br /&gt;• Pemain yang diperbolehkan melakukan tendangan dapat menggantikan posisi penjaga gawang dalam setiap saat selama pelaksanaan tendangan dari titik pinalti dilakukan.&lt;br /&gt;• Hanya pemain yang telah ditunjuk sebagai penendang dari titik pinalti dan petugas pertandingan saja yang boleh tetap berada didalam lapangan.&lt;br /&gt;• Semua pemain, kecuali pemain yang ditunjuk  laksanakan tendangan dan dua penjaga gawang, harus tetap didalam lapangan permainan dan berada di setengah lapangan dari arah yang berlawanan.&lt;br /&gt;• Kecuali ditentukan lain, peraturan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Internasional berlaku juga untuk tendangan dari titik pinalti.&lt;br /&gt;• Pada saat setelah pertandingan selesai, jika jumlah pemain salah satu tim melebihi jumlah pemain lawannya maka, tim dengan jumlah pemain lebih tersebut harus mengurangi jumlah pemainnya hingga jumlah keduanya sama. Nama dan jumlah yang tidak ikut serta harus dilaporkan kepada wasit. Kapten tim bertanggung jawab akan hal ini.&lt;br /&gt;• Sebelum memulai tendangan dari titik pinalti, wasit harus sudah memastikan bahwa pemain yang sudah ditunjuk saja yang berhak melakukan tendangan dari titik pinalti dan tetap berada didalam lapangan untuk melakukan tendangan itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-4241390519655501086?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/4241390519655501086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2011/01/peraturan-permainan-futsal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4241390519655501086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4241390519655501086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2011/01/peraturan-permainan-futsal.html' title='PERATURAN PERMAINAN FUTSAL'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-8257014441340354324</id><published>2009-12-05T05:42:00.001-08:00</published><updated>2009-12-05T05:44:25.680-08:00</updated><title type='text'>MENGUBAH TAKSBAR WINDOWS XP MENJADI SEPERTI WINDOWS 7</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Bagi yang menggunakan Windows XP dan belum pernah mencoba tampilan Taskbar Windows 7 (Superbar), saat ini ada program gratis kecil tanpa harus meng-install (portable) untuk mengubah tampilan Taskbar windows XP menjadi seperti tampilan Windows 7 plus efek yang menarik, &lt;strong&gt;ViGlance&lt;/strong&gt;. Program ini hanya berukuran sekitar 239 KB.&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Tidak hanya tampilan, tetapi ViGlance juga berusaha meniru fitur di windows 7.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/07/09/mengubah-taskbar-windows-xp-menjadi-seperti-windows-7/#more-1980" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-8257014441340354324?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/8257014441340354324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/mengubah-taksbar-windows-xp-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/8257014441340354324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/8257014441340354324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/mengubah-taksbar-windows-xp-menjadi.html' title='MENGUBAH TAKSBAR WINDOWS XP MENJADI SEPERTI WINDOWS 7'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-2014848898924146493</id><published>2009-12-05T05:42:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T05:43:14.044-08:00</updated><title type='text'>Bagi yang menggunakan Windows XP dan belum pernah mencoba tampilan Taskbar Windows 7 (Superbar), saat ini ada program gratis kecil tanpa harus meng-in</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Bagi yang menggunakan Windows XP dan belum pernah mencoba tampilan Taskbar Windows 7 (Superbar), saat ini ada program gratis kecil tanpa harus meng-install (portable) untuk mengubah tampilan Taskbar windows XP menjadi seperti tampilan Windows 7 plus efek yang menarik, &lt;strong&gt;ViGlance&lt;/strong&gt;. Program ini hanya berukuran sekitar 239 KB.&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Tidak hanya tampilan, tetapi ViGlance juga berusaha meniru fitur di windows 7.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/07/09/mengubah-taskbar-windows-xp-menjadi-seperti-windows-7/#more-1980" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-2014848898924146493?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/2014848898924146493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/bagi-yang-menggunakan-windows-xp-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2014848898924146493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2014848898924146493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/bagi-yang-menggunakan-windows-xp-dan.html' title='Bagi yang menggunakan Windows XP dan belum pernah mencoba tampilan Taskbar Windows 7 (Superbar), saat ini ada program gratis kecil tanpa harus meng-in'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-2642708150864122699</id><published>2009-12-05T05:29:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T05:32:01.166-08:00</updated><title type='text'>CARA DAN TIPS MERAKIT KOMPUTER</title><content type='html'>Berikut akan dibahas tentang bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat .. Red. deden&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;A. Persiapan&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Perakitan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Pengujian&lt;br /&gt;D. Penanganan Masalah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit1.jpg" alt="rakit1.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;span id="more-284"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Persiapan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Penentuan Konfigurasi Komputer &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Persiapan Kompunen dan perlengkapan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pengamanan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Penentuan Konfigurasi Komputer&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Persiapan Komponen dan Perlengkapan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Komponen komputer&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Buku manual dan referensi dari komponen &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;Alat bantu berupa obeng pipih dan philips&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit2.jpg" alt="rakit2.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Pengamanan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit3.jpg" alt="rakit3.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Perakitan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Penyiapan motherboard&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang Prosessor&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang heatsink&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang Modul Memori&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;memasang Motherboard pada Casing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang Power Supply&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang Kabel Motherboard dan Casing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang Drive&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Memasang card Adapter&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;Penyelesaian Akhir&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;a href="http://e-dukasi.net/peng_populer/16Penyelaesaianakhir.htm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;strong&gt;1. Penyiapan motherboard&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit4.jpg" alt="rakit4.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;2. Memasang Prosessor&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Jenis socket&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Turunkan kembali tuas pengunci. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit5.jpg" alt="rakit5.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Jenis Slot&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit6.jpg" alt="rakit6.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;3. Memasang Heatsink&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit16.jpg" alt="rakit16.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;4. Memasang Modul Memori&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Jenis SIMM&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;" align="left"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit7.jpg" alt="rakit7.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="left"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="left"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit8.jpg" alt="rakit8.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;Jenis DIMM dan RIMM&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Rebahkan kait pengunci pada ujung slot&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit9.jpg" alt="rakit9.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit10.jpg" alt="rakit10.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;5. Memasang Motherboard pada Casing&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit11.jpg" alt="rakit11.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;6. Memasang Power Supply&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit12.jpg" alt="rakit12.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit13.jpg" alt="rakit13.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit14.jpg" alt="rakit14.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit15.jpg" alt="rakit15.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;8. Memasang Drive&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit17.jpg" alt="rakit17.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;9. Memasang Card Adapter&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Cara memasang adapter:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang sekerup penahan card ke casing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit18.jpg" alt="rakit18.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;10. Penyelessaian Akhir&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang penutup casing dengan menggeser&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang konektor monitor ke port video card.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://dedenthea.files.wordpress.com/2007/07/rakit19.jpg" alt="rakit19.jpg" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Pengujian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Tentang Penanganan Masalah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin: 0pt;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;semoga &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS';"&gt;berhasil dan Bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-2642708150864122699?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/2642708150864122699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cara-dan-tips-merakit-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2642708150864122699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2642708150864122699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cara-dan-tips-merakit-komputer.html' title='CARA DAN TIPS MERAKIT KOMPUTER'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-4398773269459697135</id><published>2009-12-05T05:23:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T05:25:49.304-08:00</updated><title type='text'>Posts filed under 'Lingkungan Rumah'</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;          &lt;h3&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.org/2009/10/17/cuci-tangan-hemat-air-dan-bersih/"&gt;Cuci tangan hemat air dan bersih&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;    &lt;p&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2009/10/ghd_logo_small1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1226" title="ghd_logo_small" src="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2009/10/ghd_logo_small1.jpg?w=150&amp;amp;h=81" alt="ghd_logo_small" width="150" height="81" /&gt;&lt;/a&gt;Tanggal 15 Oktober 2009 yang lalu adalah Hari Cuci Tangan Sedunia yang diadakan dalam rangka membuat kebiasaan bersih terutama untuk anak-anak. Mencuci tangan adalah kebiasaan yang sangat baik dan cara yang paling efektif serta murah untuk mencegah penyakit seperti diare, penyakit menular dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Slogan yang dipakai untuk Global Handwashing Day ini pun adalah “Clean Hands Save Lives” sehingga diharapkan anak-anak akan belajar cara mencuci tangan yang baik oleh organisasi dan perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam acara global ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa hubungannya dengan blog Aku Ingin Hijau? Bersih belum tentu hemat air, tetapi menurut saya hemat air bisa lebih bersih. Maksud dari pernyataan ini adalah, kalau kita mencuci tangan dengan air kran yang mengalir, maka kita akan mencuci tangan lebih cepat-cepat karena merasa membuang air dan diburu-buru oleh suara air tersebut. Tetapi kalau pada saat mencuci tangan kita mematikan keran air dahulu saat kita membasuh dengan sabun maka kita dapat membasuh tangan kita dengan sabun dengan lebih baik, teliti dan lama sehingga pastinya akan lebih sehat. Selain sehat, juga hemat air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi, bukan hanya cuci tangan saja untuk bersih, tetapi matikan keran air dahulu saat membasuh dengan sabun sehingga kita dapat mencuci tangan dengan lebih lama dan tuntas. Jangan lupa untuk tidak membuka kran air terlalu besar juga sehingga akan lebih hemat.&lt;/p&gt; Ajarkan kebiasaan ini ke anak-anak anda&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-4398773269459697135?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/4398773269459697135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/posts-filed-under-lingkungan-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4398773269459697135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4398773269459697135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/posts-filed-under-lingkungan-rumah.html' title='Posts filed under &apos;Lingkungan Rumah&apos;'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-4440566539406268010</id><published>2009-12-05T04:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T04:33:34.244-08:00</updated><title type='text'>CARA MEMBUAT BLOG</title><content type='html'>&lt;div class="module lens_intro"&gt;                     &lt;h2 class="module_title"&gt;Membuat Blog Itu Mudah&lt;/h2&gt;                               &lt;img src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/lens2093725_1217233156ngeblog000.jpg" class="lensPhoto" alt="" /&gt;                     &lt;div class="module_intro"&gt;Pada Lensa ini &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;Anda&lt;/span&gt; &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;akan&lt;/span&gt; dipandu membuat blog dari &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;blogger&lt;/span&gt;.com. Anda akan mampu membuat blog tanpa perlu berdiri terlebih dari kursi Anda saat ini, karena sangat mudahnya.&lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;                  &lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;                 &lt;!--/lens_intro--&gt;                       &lt;div id="discovery-intro"&gt;         &lt;div id="discovery-toc-abbrev"&gt;           &lt;h3&gt;Contents at a Glance&lt;/h3&gt;           &lt;ol id="toc-left"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667364"&gt;Langkah 1: Daftar Google&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667594"&gt;Langkah 2: Daftar Blog&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667777"&gt;Langkah 3: Membuat Blog&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol start="4" id="toc-right"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667876"&gt;Langkah ke 4 Blog Template&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10668195"&gt;Belajar Membuat Blog Selesai&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module56527652"&gt;Lensa Lainnya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                       &lt;p class="more clear"&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#" onclick="$('discovery-toc-abbrev').hide(); $('discovery-toc-full').show(); return false;"&gt;more...&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;                    &lt;/div&gt;&lt;!-- /discovery-toc-abbrev --&gt;                 &lt;div id="discovery-toc-full" style="display: none;"&gt;           &lt;h3&gt;Contents at a Glance&lt;/h3&gt;           &lt;ol id="toc-left-full"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667364"&gt;Langkah 1: Daftar Google&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667594"&gt;Langkah 2: Daftar Blog&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667777"&gt;Langkah 3: Membuat Blog&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10667876"&gt;Langkah ke 4 Blog Template&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol id="toc-right-full" start="5"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10668195"&gt;Belajar Membuat Blog Selesai&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module56527652"&gt;Lensa Lainnya&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#module10668256"&gt;Download eBook Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;           &lt;p class="more clear"&gt;&lt;a href="http://www.squidoo.com/cara-membuat-blog#" onclick="$('discovery-toc-full').hide(); $('discovery-toc-abbrev').show(); return false;"&gt;less...&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;          &lt;/div&gt;&lt;!-- /discovery-toc-full --&gt;                 &lt;/div&gt;                           &lt;a name="module10667364"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module textmodule" id="module10667364"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667364" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;h2 class="module_title nopad"&gt;Langkah 1: Daftar Google &lt;/h2&gt;                     &lt;h3 class="module_subtitle"&gt;Daftarkan Diri Anda di Google&lt;/h3&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="write_module"&gt; Lho koq? Koq di &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;Google&lt;/span&gt;? Katanya mau ngajarin bikin blog di blogger.com, koq malah di Google? Tidak salah, karena untuk masuk ke blogger, Anda harus memiliki login google.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.  &lt;/div&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667528"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module polaroid" id="module10667528"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667528" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="polaroid-wrap"&gt;   &lt;div class="polaroid-inner"&gt; &lt;img id="polaroidImage10667528" src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/draft_lens2093725module10667528photo_1217233908ngeblog000.jpg" width="400" /&gt;&lt;p class="caption"&gt;Halaman Pertama&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-inner --&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-wrap --&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667594"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module textmodule" id="module10667594"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667594" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;h2 class="module_title nopad"&gt;Langkah 2: Daftar Blog &lt;/h2&gt;                     &lt;h3 class="module_subtitle"&gt;Lengkapi Pendaftaran Anda&lt;/h3&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="write_module"&gt; Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan lengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lengkapi data yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.  &lt;/div&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667603"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module polaroid" id="module10667603"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667603" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="polaroid-wrap"&gt;   &lt;div class="polaroid-inner"&gt; &lt;img id="polaroidImage10667603" src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/draft_lens2093725module10667603photo_1217235169ngeblog001.jpg" width="400" /&gt;&lt;p class="caption"&gt;Form Pendaftaran 1&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-inner --&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-wrap --&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667608"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module polaroid" id="module10667608"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667608" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="polaroid-wrap"&gt;   &lt;div class="polaroid-inner"&gt; &lt;img id="polaroidImage10667608" src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/draft_lens2093725module10667608photo_1217235311ngeblog002.jpg" width="400" /&gt;&lt;p class="caption"&gt;Form Pendaftaran 2&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-inner --&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-wrap --&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667777"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module textmodule" id="module10667777"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667777" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;h2 class="module_title nopad"&gt;Langkah 3: Membuat Blog &lt;/h2&gt;                     &lt;h3 class="module_subtitle"&gt;Memilih Nama Blog dan URL Blog&lt;/h3&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="write_module"&gt; Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com&lt;br /&gt;sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di&lt;br /&gt;https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan namaAnda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.  &lt;/div&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667780"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module polaroid" id="module10667780"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667780" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="polaroid-wrap"&gt;   &lt;div class="polaroid-inner"&gt; &lt;img id="polaroidImage10667780" src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/draft_lens2093725module10667780photo_1217236208ngeblog004.jpg" width="400" /&gt;&lt;p class="caption"&gt;Proses Pembuatan Blog&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-inner --&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-wrap --&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667876"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module textmodule" id="module10667876"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667876" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;h2 class="module_title nopad"&gt;Langkah ke 4 Blog Template &lt;/h2&gt;                     &lt;h3 class="module_subtitle"&gt;Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.&lt;/h3&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="write_module"&gt; Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN  &lt;/div&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10667888"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;div class="module polaroid" id="module10667888"&gt;&lt;span id="mod_head_right_10667888" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt; &lt;div class="polaroid-wrap"&gt;   &lt;div class="polaroid-inner"&gt; &lt;img id="polaroidImage10667888" src="http://static.squidoo.com/resize/squidoo_images/-1/draft_lens2093725module10667888photo_1217237411ngeblog006.jpg" width="400" /&gt;&lt;p class="caption"&gt;Memilih Tema&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-inner --&gt; &lt;/div&gt;&lt;!-- /polaroid-wrap --&gt;&lt;!--INFOLINKS_OFF--&gt;        &lt;/div&gt;         &lt;!--/module--&gt;              &lt;a name="module10668195"&gt;&lt;/a&gt;         &lt;span id="mod_head_right_10668195" class="mod_head_right" style="display: none;"&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;h2 class="module_title nopad"&gt;Belajar Membuat Blog Selesai &lt;/h2&gt;                     &lt;h3 class="module_subtitle"&gt;Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak&lt;/h3&gt;           &lt;!--INFOLINKS_ON--&gt;  Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog. Saya sendiri sudah membuktikannya, saya mendapatkan uang dari ngeblog. Jangan heran kalau saya rajin ngeblog.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-4440566539406268010?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/4440566539406268010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cara-membuat-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4440566539406268010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4440566539406268010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cara-membuat-blog.html' title='CARA MEMBUAT BLOG'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-5773426637894239970</id><published>2009-12-05T02:39:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T02:41:10.829-08:00</updated><title type='text'>CEGAH PENYEBARAN VIRUS DENGAN PANDA USB VACCINE</title><content type='html'>&lt;div class="post" id="post-2203"&gt;    &lt;div class="entry"&gt;         &lt;h2&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/08/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb-vaccine/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Cegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine"&gt;   Cegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;span class="post-calendar"&gt;   8 October 2009 DITULIS OLEH ebta  | 13,345 views  &lt;/span&gt;                 &lt;div class="post-content"&gt;   &lt;table id="table-2203" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="100" valign="top"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/10/usb-vaccine-icon.jpg" alt="Info gambar" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kemarin (8 Oktober 2009), PandaSecurity baru saja merilis program Panda USB Vaccine 1.0.1.14. Program gratis ini akan mem-vaksinasi komputer atau USB Flash disk sehingga penyebaran virus melalui media seperti flashdisk dapat di hindari (kurangi). Seperti diketahui bahwa penyebaran virus sebagian besar melalui Flash disk.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p align="justify"&gt;USB Vaccine Versi baru ini menyertakan perbaikan dari versi sebelumnya dan dukungan multilingual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/08/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb-vaccine/#more-2203" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;div class="postmetadata"&gt;   &lt;span class="post-cat"&gt;  &lt;strong&gt;Kategori : &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/antivirus/" title="View all posts in Antivirus" rel="category tag"&gt;Antivirus&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/software/" title="View all posts in Software" rel="category tag"&gt;Software&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/tips-tricks/" title="View all posts in Tips &amp;amp; Tricks" rel="category tag"&gt;Tips &amp;amp; Tricks&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span class="post-comments"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/08/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb-vaccine/#comments" title="Comment on Cegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine"&gt;58 Comments »&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;         &lt;div class="post" id="post-2176"&gt;    &lt;div class="entry"&gt;         &lt;h2&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/01/cara-mudah-membuat-dvd-video-untuk-dvd-player/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Cara mudah membuat DVD Video untuk DVD Player"&gt;   Cara mudah membuat DVD Video untuk DVD Player&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;span class="post-calendar"&gt;   1 October 2009 DITULIS OLEH ebta  | 14,561 views  &lt;/span&gt;                 &lt;div class="post-content"&gt;   &lt;table id="table-1200" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="100"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/10/dvd-icon.jpg" alt="dvd flick" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika kita mempunyai koleksi video cukup banyak, dan kita ingin menyimpannya dalam DVD agar bisa dijalankan di TV dengan DVD Player, kadang kita bertanya-tanya bagaimana caranya. Jika langsung simpan di DVD begitu saja maka tidak akan bisa di jalankan di DVD Player.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebelumnya hal ini mungkin terasa menyusahkan, tetapi saat ini ada program free dan open source yang bisa digunakan dengan mudah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/01/cara-mudah-membuat-dvd-video-untuk-dvd-player/#more-2176" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;div class="postmetadata"&gt;   &lt;span class="post-cat"&gt;  &lt;strong&gt;Kategori : &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/software/" title="View all posts in Software" rel="category tag"&gt;Software&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/tips-tricks/" title="View all posts in Tips &amp;amp; Tricks" rel="category tag"&gt;Tips &amp;amp; Tricks&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span class="post-comments"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/10/01/cara-mudah-membuat-dvd-video-untuk-dvd-player/#comments" title="Comment on Cara mudah membuat DVD Video untuk DVD Player"&gt;61 Comments »&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;         &lt;div class="post" id="post-2169"&gt;    &lt;div class="entry"&gt;         &lt;h2&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/30/mendeteksi-dan-mematikan-sumber-virus-secara-manual/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Mendeteksi dan mematikan sumber virus secara manual"&gt;   Mendeteksi dan mematikan sumber virus secara manual&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;span class="post-calendar"&gt;   30 September 2009 DITULIS OLEH ebta  | 12,105 views  &lt;/span&gt;                 &lt;div class="post-content"&gt;   &lt;table id="table-2169" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="100"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/09/scan-virus.jpg" alt="hapus virus" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt; &lt;p align="justify"&gt;Beberapa waktu lalu komputer adik saya terkena virus yang cukup menjengkelkan. Antivirus yang terpasang tidak mampu mendeteksi, update pun gagal sampai install ulang Antivirus juga tidak berhasil. Akhirnya saya mencoba mematikan virus secara manual dengan bantuan program &lt;strong&gt;Autoruns&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bagi yang belum punya program ini bisa download &lt;a href="http://download.sysinternals.com/Files/Autoruns.zip"&gt;Autoruns.zip&lt;/a&gt; (576 KB), yang bisa dianggap program “wajib” bagi saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/30/mendeteksi-dan-mematikan-sumber-virus-secara-manual/#more-2169" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;div class="postmetadata"&gt;   &lt;span class="post-cat"&gt;  &lt;strong&gt;Kategori : &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/tips-tricks/" title="View all posts in Tips &amp;amp; Tricks" rel="category tag"&gt;Tips &amp;amp; Tricks&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/virus/" title="View all posts in Virus" rel="category tag"&gt;Virus&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span class="post-comments"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/30/mendeteksi-dan-mematikan-sumber-virus-secara-manual/#comments" title="Comment on Mendeteksi dan mematikan sumber virus secara manual"&gt;50 Comments »&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;         &lt;div class="post" id="post-2107"&gt;    &lt;div class="entry"&gt;         &lt;h2&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/09/mengapa-hardisk-sebaiknya-di-partisi/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Mengapa Hardisk sebaiknya di partisi ?"&gt;   Mengapa Hardisk sebaiknya di partisi ?&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;span class="post-calendar"&gt;   9 September 2009 DITULIS OLEH ebta  | 14,724 views  &lt;/span&gt;                 &lt;div class="post-content"&gt;   &lt;table id="table-2107" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="100" valign="top"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/09/disk-map-icon.jpg" alt="Disk map" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;p align="justify"&gt;Partisi Hardisk (Disk Partitioning) adalah membagi Hardisk menjadi beberapa bagian, yang biasa disebut dengan istilah Partisi. Pada Sistem operasi windows, biasanya dimulai dengan Drive C:, dan bisa berlanjut sampai Z:. Dengan semakin besarnya ukuran Hardisk, maka Hardisk memang sebaiknya di partisi menjadi beberapa bagian.&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p align="justify"&gt;Apa saja manfaat kita mem-partisi Hardisk ? Berikut selengkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/09/mengapa-hardisk-sebaiknya-di-partisi/#more-2107" class="more-link"&gt;Baca selengkapnya  »&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;div class="postmetadata"&gt;   &lt;span class="post-cat"&gt;  &lt;strong&gt;Kategori : &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/hardware/" title="View all posts in Hardware" rel="category tag"&gt;Hardware&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/tips-tricks/" title="View all posts in Tips &amp;amp; Tricks" rel="category tag"&gt;Tips &amp;amp; Tricks&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span class="post-comments"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/09/mengapa-hardisk-sebaiknya-di-partisi/#comments" title="Comment on Mengapa Hardisk sebaiknya di partisi ?"&gt;60 Comments »&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;/span&gt;   &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;                      &lt;h2&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/09/07/diagnosa-kerusakan-komputer-dengan-flowchart/" rel="bookmark" title="Permanent Link to Diagnosa Kerusakan Komputer dengan Flowchart"&gt;   Diagnosa Kerusakan Komputer dengan Flowchart&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;span class="post-calendar"&gt;   7 September 2009 DITULIS OLEH ebta  | 11,362 views  &lt;/span&gt;                      &lt;table id="table-2102" border="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100" valign="top"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/09/flowchart-icon.jpg" alt="flowchart computer repair" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;p align="justify"&gt;Memperbaiki kerusakan atau error pada sebuah komputer atau laptop tidak hanya menjadi pekerjaan seorang ahli komputer. Karena terkadang permasalahan yang ada hanya sederhana, sehingga kita sendiri bisa menyelesaikannya. Ini bisa kita lakukan dengan melakukan diagnosa (memeriksa) dan mencari dimana letak kerusakannya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-5773426637894239970?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/5773426637894239970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/5773426637894239970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/5773426637894239970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/cegah-penyebaran-virus-dengan-panda-usb.html' title='CEGAH PENYEBARAN VIRUS DENGAN PANDA USB VACCINE'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-6935902565110088394</id><published>2009-12-05T02:36:00.000-08:00</published><updated>2009-12-05T02:38:08.088-08:00</updated><title type='text'>MENYELEMATKAN DATA DARI CD/DVD YANG RUSAK</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;small&gt;Kategori &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/software/" title="View all posts in Software" rel="category tag"&gt;Software&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/category/tips-tricks/" title="View all posts in Tips &amp;amp; Tricks" rel="category tag"&gt;Tips &amp;amp; Tricks&lt;/a&gt; | 6,758 views | &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/11/17/recovery-menyelamatkan-data-dari-cd-dvd-yang-rusak/#comments"&gt;66 Comments&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/b&gt;       &lt;table id="table-2356" border="0" width="100%"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td width="100" valign="top"&gt;   &lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/11/CDRecoveryToolbox-icon.jpg" alt="CD recovery toolbox" border="0" width="100" height="80" /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;p align="justify"&gt;Menyimpan data atau dokumen ke CD/DVD merupakan salah satu cara untuk mem-backup dan mengurangi space hardisk di komputer. Tetapi kadang timbul masalah ketika data penting kita tidak bisa terbaca oleh CD/DVD, karena memang keping CD/DVD lama-lama bisa rusak. Bagaimana menyelamatkannya jika hal ini terjadi?&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p align="justify"&gt;Untuk me-recovery data dari CD/DVD kita bisa menggunakan salah satu software gratis ini, CD Recovery Toolbox.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-2356"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebelum memproses data recovery di CD/DVD maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu mengenai seberapa besar kerusakan Cd/DVD dan kemampuan CD/DVD-ROM/RW yang kita gunakan untuk membaca keping disk tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Jika kerusakan cukup parah, misalnya seperti keping yang pecah atau terdapat retakan yang cukup besar, maka kemungkinan terbaca kecil. Tetapi jika kerusakan masih ringan, misalnya ada bagian tertentu yang susah terbaca, hal ini masih memungkinkan untuk di selamatkan datanya, meskipun tidak adan jaminan semua data bisa di selamatkan. Faktor lainnya yang berpengaruh adalah Optical disk ( CD/DVD-ROM -RW ) yang sudah berumur, maka kemampuan bacanya akan semakin lemah, dan ini juga kadang yang menyebabkan masalah.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;CD Recovery Toolbox&lt;/h3&gt; &lt;p align="justify"&gt;Software gratis ini dibuat untuk me-&lt;a href="http://ebsoft.web.id/tag/recovery/"&gt;recovery&lt;/a&gt; data dari CD/DVD/HD DVD/Blu-ray disk yang mengalami kerusakan atau susah terbaca. Kerusakan mencakup, goresan, bilahan kecil, terdapat titik kotor atau hitam di beberapa permukaan keping disk dan sejenisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/11/cd-recovery-toolbox.jpg"&gt;&lt;img src="http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2009/11/cd-recovery-toolbox-300x243.jpg" alt="cd-dvd-recovery-toolbox" title="cd-dvd-recovery-toolbox" class="alignnone size-medium wp-image-2359" width="300" height="243" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.oemailrecovery.com/downloads/CDRecoveryToolboxFreeSetup.exe"&gt;CD Recovery Toolbox Free&lt;/a&gt; akan melakukan scan terhadap file dan folder di keping disk, kemudian akan menampilkan semua daftarnya yang masih memungkinkan di recovery, yang selanjutnya kita bisa memindah data tersebut ke hardisk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Fitur selengkapnya :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Recovery informasi dari berbagai keping CD atau &lt;a href="http://ebsoft.web.id/tag/DVD/"&gt;DVD&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- Recovery file yang lebih besar dari 4 GB&lt;br /&gt;- Mendeteksi kemungkinan space di hardisk yang kurang untuk recovery data.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Program ini kompatibel dengan Windows 98, Windows Me, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows XP SP2, Windows 2003 dan Windows Vista. Dan program installasi hanya berukuran sekitar 672 KB.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-6935902565110088394?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/6935902565110088394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/menyelematkan-data-dari-cddvd-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/6935902565110088394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/6935902565110088394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/12/menyelematkan-data-dari-cddvd-yang.html' title='MENYELEMATKAN DATA DARI CD/DVD YANG RUSAK'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-6609679285309611193</id><published>2009-11-27T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T19:25:59.395-08:00</updated><title type='text'>Mudah membuat kotak informasi menarik di web/blog</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SxCUhWklRDI/AAAAAAAAAD4/-E_Q0VaDal4/s1600/css-div-icon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 80px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SxCUhWklRDI/AAAAAAAAAD4/-E_Q0VaDal4/s320/css-div-icon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408986453187576882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;salah satu cara agar tampilan website/blog lebih menarik dan informatif adalah dengan menambahkan CSS (Cascading Style Sheet). Tetapi kali ini tidak akan dibahas apa itu CSS, tetapi langsung menerapkan dan mencoba untuk membuat kota informasi, peringatan, atau sejenisnya dalam sebuah tulisan di web/blog dengan salah satu fungsi/kode CSS.&lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Sekaligus ini menjelaskan (menjawab) pertanyaan salah satu pengunjung, tentang bagaimana cara menambahkan kotak informasi/peringatan penting, seperti di beberapa artikel &lt;a href="http://ebsoft.web.id/"&gt;ebsoft&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-2342"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Hal ini bisa kita lakukan dengan kode (tag) HTML &lt;strong&gt;div&lt;/strong&gt;. DIV merupakan kode HTML yang akan menghasilkan blok paragraf, biasa saya istilahkan dengan Box. Karena dengan menuliskan paragraf atau kalimat diantara tag &lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;....&lt;/div&gt;, maka kalimat/paragraf terseut akan tampil dalam box yang bisa kita atur tampilannya. Untuk memudahkannya, berikut berbagai contoh dan penggunaan tag DIV.&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;color dan background&lt;/h3&gt; &lt;div style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; color: red; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; Kotak ini adalah penggunaan dengan kode HTML berikut :&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;div style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; color: red; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; ... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;div style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; color: red; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="background: yellow none repeat scroll 0% 0%; color: red; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; ... &lt;/div&gt;Perhatikan bagian setelah &lt;strong&gt;style&lt;/strong&gt;. bagian itulah yang menentukan tampilan box dengan menggunakan DIV. Kode diatas menggunakan 2 atribut, yaitu &lt;strong&gt;color &lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;background&lt;/strong&gt;. Color akan menentukan warna text dan background menentukan warna latar. Perhatikan pula penulisan tanda titik dua dan titik koma.&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Atribut warna bisa diisi dengan tulisan seperti : black, blue,green, yellow, red, white dan lainnya. Bisa juga dengan menggunakan kode Heksadesimal, misalnya #FFFFFF untuk putih #0000FF untuk biru dan lainnya. Untuk mempermudah memilih warna terbaik, bisa menggunakan program gratis &lt;a href="http://www.iconico.com/colorpic/"&gt;ColorPic&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;border&lt;/h3&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pada kotax/box sebelumnya, warna kuning terlihat tanpa garis tepi. Akan lebih menarik jika kita meambahkan garis tepi di sekelilingnya. Hal ini bisa dilakukan dengan menambahkan atribut &lt;strong&gt;border&lt;/strong&gt;. Contohnya sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;div style="border: 1px solid rgb(170, 204, 238); background: rgb(235, 243, 251) none repeat scroll 0% 0%; color: blue; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; Kotak ini adalah penggunaan dengan kode HTML berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Penjelasan nilai setelah border adalah sebagai berikut : &lt;strong&gt;1px&lt;/strong&gt; menandakan ketebalan garis ( 1 pixel merupakan satu garis tipis), &lt;strong&gt;solid&lt;/strong&gt; merupakan bentuk atau rupa garis dan #AACCEE merupakan warna garis. Masing-masing dipisahkan dengan tanda spasi.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Untuk bentuk (style) border selain &lt;strong&gt;solid&lt;/strong&gt;, juga bisa bernilai &lt;code&gt;none, hidden, dotted, dashed, double, groove, ridge, inset, outset dan inherit&lt;/code&gt;. Contoh masing-masing bisa dilihat tutorial &lt;a href="http://www.w3schools.com/css/css_border.asp"&gt;CSS border&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;padding dan margin&lt;/h3&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pada box sebelumnya tulisan dalam kotak terlihat terlalu rapat dengan garis tepi (baik kiri, atas, kanan atau bawah). Agar tampilan lebih indah, maka tulisan bisa dibuat agar mempunyai jarak dengan garis tepi (lebih menjorok kedalam). Hal ini bisa kita lakukan dengan menambahkan atribut &lt;strong&gt;padding&lt;/strong&gt;. Berikut contohnya :&lt;/p&gt; &lt;div style="border: 2px dashed rgb(0, 102, 0); margin: 10px; padding: 5px; background: rgb(173, 228, 173) none repeat scroll 0% 0%; color: rgb(153, 0, 153); -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt; Kotak ini adalah penggunaan dengan kode HTML berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Nilai &lt;strong&gt;padding:5px&lt;/strong&gt;, berarti tulisan dalam box masuk kedalam sepanjang 5 pixel (1 pixel adalah satu garis tipis). Sebenarnya nilainya bisa diisi lebih detail misalnya &lt;strong&gt;padding:2px 3px 4px 5px&lt;/strong&gt;, yang berarti jarak dari garis atas 2 pixel, dari kanan 3 pixel, bawah 4 pixel dan kanan 5pixel. Urutannya dari atas-kanan-bawah-kiri.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Untuk &lt;strong&gt;margin&lt;/strong&gt; hampir sama dengan padding, hanya saja untuk margin menentukan jarak kotak ke area diluarnya (dari garis tepi keluar, mulai atas-kanan-bawah-kiri). Pada contoh tampilan diatas (yang berwarna hijau), tampak box posisinya menjorok kedalam. Karena &lt;strong&gt;margin:10px&lt;/strong&gt;, maka posisi box sejauh 10 pixel dari atas, kanan, bawah dan kiri. Pengisian juga bisa dilakukan seperti &lt;strong&gt;padding&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;width (lebar box)&lt;/h3&gt; &lt;p align="justify"&gt;Dengan kode-kode seperti diatas, maka panjang box akan selebar konten atau area yang tersedia. Untuk membatasi lebar kotak, kita bisa menggunakan atribut &lt;strong&gt;width&lt;/strong&gt;. Berikut contohnya:&lt;/p&gt; &lt;div style="border: 2px dotted rgb(255, 42, 0); margin: 5px; padding: 5px; background: rgb(255, 127, 85) none repeat scroll 0% 0%; color: rgb(255, 255, 255); -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; width: 300px;"&gt; Kotak ini adalah penggunaan dengan kode HTML berikut :&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt; &lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;properti &lt;strong&gt;width&lt;/strong&gt; akan mengatur dan membatasi ukuran box. pada contoh di atas, nilainya adalah 300 pixel. Sebenarnya masih banyak atribut lain yang bisa disertakan, tetapi sementara 6 atribut diatas sudah cukup untuk membuat tulisan lebih informatif (dengan pemilihan warna yang tepat tentunya).&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Satu hal yang perlu diperhatikan ketika menuliskan kode tersebut (dalam menulis artikel) adalah harus dalam mode HTML, bukan dalam mode visual.&lt;/p&gt;&lt;div id="TixyyLink" style="border: medium none ; overflow: hidden; color: rgb(0, 0, 0); background-color: transparent; text-align: left; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;Read more:  &lt;a href="http://ebsoft.web.id/2009/11/12/mudah-membuat-kotak-informasi-menarik-di-webblog/#more-2342#ixzz0Y7UuwpU2"&gt;http://ebsoft.web.id/2009/11/12/mudah-membuat-kotak-informasi-menarik-di-webblog/#more-2342#ixzz0Y7UuwpU2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-6609679285309611193?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/6609679285309611193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/11/mudah-membuat-kotak-informasi-menarik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/6609679285309611193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/6609679285309611193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/11/mudah-membuat-kotak-informasi-menarik.html' title='Mudah membuat kotak informasi menarik di web/blog'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SxCUhWklRDI/AAAAAAAAAD4/-E_Q0VaDal4/s72-c/css-div-icon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-3700159880924482947</id><published>2009-11-06T23:54:00.001-08:00</published><updated>2009-11-07T00:07:11.435-08:00</updated><title type='text'>Pencak silat tour pulau kampai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SvUptB4NToI/AAAAAAAAADw/zKT1yD7rilU/s1600-h/SL270975.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SvUptB4NToI/AAAAAAAAADw/zKT1yD7rilU/s320/SL270975.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5401269181675818626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;perguruan pencak silat At Ta'arof mengadakan kenaikan tingkat dari Pendekar Pemula menjadi Pendekar Muda yang dilaksnakan di Pulau Kampai Langkat Sumut......&lt;br /&gt;kegiatan ini bertujuan untuk membuat peserta agar lebih cinta dengan alam sekitarnya.&lt;br /&gt;dan membangkitkan rasa kepedulian antar sesama manusia...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-3700159880924482947?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/3700159880924482947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/11/pencak-silat-tour-pulau-kampai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/3700159880924482947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/3700159880924482947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/11/pencak-silat-tour-pulau-kampai.html' title='Pencak silat tour pulau kampai'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SvUptB4NToI/AAAAAAAAADw/zKT1yD7rilU/s72-c/SL270975.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-4136093397897404914</id><published>2009-07-31T01:30:00.000-07:00</published><updated>2009-11-06T23:48:44.590-08:00</updated><title type='text'>harapan anak harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKr4i04R5I/AAAAAAAAADo/GUG00J22QLM/s1600-h/bb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKr4i04R5I/AAAAAAAAADo/GUG00J22QLM/s320/bb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364539094061303698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;inilah wajah2 anak2 smk harapan stabat&lt;br /&gt;(tika,susi,endang,ahyar,winda,dondong)&lt;br /&gt;mereka berbeda tapi sama&gt;&gt;&gt;&gt;...............&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-4136093397897404914?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/4136093397897404914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/07/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4136093397897404914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/4136093397897404914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/07/blog-post.html' title='harapan anak harapan'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKr4i04R5I/AAAAAAAAADo/GUG00J22QLM/s72-c/bb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-7942417040809159622</id><published>2009-06-23T03:24:00.001-07:00</published><updated>2009-06-23T03:32:46.389-07:00</updated><title type='text'>sitongging</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SkCvCHwocKI/AAAAAAAAACA/mLLWx92qhlE/s1600-h/SANY0961.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SkCvCHwocKI/AAAAAAAAACA/mLLWx92qhlE/s320/SANY0961.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350468808293773474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;indah sekali tempatnya aku jadi tergila gila ingin kesana lagi................&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Ok/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Ok/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-7942417040809159622?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/7942417040809159622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/sitongging.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/7942417040809159622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/7942417040809159622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/sitongging.html' title='sitongging'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SkCvCHwocKI/AAAAAAAAACA/mLLWx92qhlE/s72-c/SANY0961.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-2740506903701436847</id><published>2009-06-16T22:15:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T22:24:05.762-07:00</updated><title type='text'>wisata sitongging</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh8WGGppJI/AAAAAAAAABg/imCt2eCrByQ/s1600-h/SANY0948.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 355px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh8WGGppJI/AAAAAAAAABg/imCt2eCrByQ/s320/SANY0948.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348161276539937938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;salah satu hotel di sitongging yang sangat indah..&lt;br /&gt;lihat orang-orang yang sdang ber ekspresi dengan gaya tak seberapa???....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-2740506903701436847?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/2740506903701436847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/wisata-sitongging.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2740506903701436847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/2740506903701436847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/wisata-sitongging.html' title='wisata sitongging'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh8WGGppJI/AAAAAAAAABg/imCt2eCrByQ/s72-c/SANY0948.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6069156516959802579.post-8512140120932829261</id><published>2009-06-16T22:03:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T03:33:57.341-07:00</updated><title type='text'>sitongging Tour</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh6rX5x9QI/AAAAAAAAABY/lLOJrI02iIc/s1600-h/SANY0977.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 288px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh6rX5x9QI/AAAAAAAAABY/lLOJrI02iIc/s320/SANY0977.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348159443071792386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;inilah artis-artis &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulau Hantu 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jika ingin berkenalan langsung saja....&lt;br /&gt;hubungi: 081360000000&lt;br /&gt;atau Email: Akhyar_ruddin@yahoo.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6069156516959802579-8512140120932829261?l=duniaakhyar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/feeds/8512140120932829261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/inilah-artis-artis-pulau-hantu-4-jika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/8512140120932829261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6069156516959802579/posts/default/8512140120932829261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniaakhyar.blogspot.com/2009/06/inilah-artis-artis-pulau-hantu-4-jika.html' title='sitongging Tour'/><author><name>pribadiku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06673985403148476057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/SnKrRsoJw1I/AAAAAAAAADI/ZyZTKFQSMHE/S220/aa.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Zj1Af9rcAT8/Sjh6rX5x9QI/AAAAAAAAABY/lLOJrI02iIc/s72-c/SANY0977.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
